Tugas Arlif 1 : Separator

Latar belakang penggunaan separator

Selama dilakukan proses produksi, hidrokarbon bisa terdiri dari campuran minyak dan air. Hal ini disebabkan reservoir yang kita bor merupakan batuan berpori yang mengandung fluida tidak hanya berupa minyak saja namun mengandung air. Air ini sudah ada sejak terjadinya migrasi minyak dari batuan sumber. Air yang jumlahnya dinyatakan dalam saturasi water connate ini tinggal bersama sama minyak. Sehingga setiap kita memproduksi zona atau kedalaman bor yang mengandung minyak kita pasti akan mendapatkan air.

Produksi air juga akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya waktu. Hal ini dikarenakan zona aquifer yang terletak di bawah zona minyak akan beranjak ke atas akibat berkurangnya tekanan di zona minyak akibat produksi.

Kita tidak pernah menjual air formasi, melainkan kita hanya dapat menjual minyak. Jadi air tersebut perlu kita pisahkan dari minyak saat di permukaan.

Akibat produksi yang dilakukan terus menerus, tekanan reservoir akan semakin turun. Hal ini berakibat ada suatu waktu dimana tekanannya berada di bawah bubble point. Akibatnya di reservoir terjadi perubahan minyak dari fasa liquid menjadi fasa gas.

Beberapa reservoir juga memiliki gas cap sehingga bisa saja tidak perlu menunggu tekanan lebih kecil dari tekanan bubble point namun produksi gas semakin meningkat. Hal ini karena sifat gas yang compressible sehingga gas oil contact akan semakin turun hingga mendekati lubang sumur.

Gas juga bisa semakin meningkat akibat adanya pressure drop yang besar terjadi di tubing maupun di flowline. Hal ini terjadi jika memang tekanan baik di tubing ataupun flowline sudah melewati bubble point sehingga penurunannya akan meningkatkan persentase gas.

Tentu saja kita perlu memisahkan minyak dan gas ini sebab gas bersifat compressible sehingga butuh volume penampungan yang lebih besar. Atau jika tidak dipisahkan maka akan mengganggu optimasi peralatan produksi.

Tidak hanya campuran minyak, air, dan gas, saat proses produksi juga akan mengakibatkan ikut tergerusnya material padatan dari formasi. Walaupun sudah digunakan gravel pack, material material pasir yang lebih kecil mampu lolos. Kita perlu memisahkan materi padatan ini dari minyak agar minyak menjadi lebih baik kualitasnya.

Jadi kita butuh suatu proses pemisahan atau separasi di permukaan. Mengapa harus di permukaan? Tentu lebih praktis di permukaan daripada menaruh di lubang sumur. Fasilitas ini dinamakan separator. Separator berbentuk tabung yang terbuat dari besi. Bentuk tabung lebih dipilih sebab memiliki bentuk yang lebih efisien dibandingkan bentuk lain.

Fungsi Separator

Adapun fungsi separator yang lebih lengkap adalah sebagai berikut :

Di lapangan, proses separasi ini terdiri dari dua kategori :

  1. Proses separasi minyak, gas, air
  2. Proses dehidrasi yang mampu menghilangkan uap air yang bersifat kondensat serta komponen kimia lain yang tidak diinginkan seperti hidrogen sulfida dan karbon dioksida.

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: