Meningkatkan kualitas generasi yang lebih baik

“Tidak datang suatu zaman melainkan orang orang yang sesudahnya lebih jelek dari sebelumnya hingga kalian menemui Rabb kalian. Dan aku dengar hal ini dari Nabi kalian.”

(Riwayat Ahmad, Al-Bukhori, dan At-tarmidzi)

Manusia selalu berharap masa depan sebagai masa yang lebih baik, teknologi yang lebih bagus, kehidupan yang lebih nyaman dan lebih memudahkan. Demikianlah yang terjadi hingga saat ini. Tahun demi tahun, manusia mengembangkan teknologi sehingga mendekati titik kesempurnaan.

Secara fisik, manusia semakin menemukan kenyamanan, kemudahan, dan kebaikan seiring bertambahnya waktu. Apa yang dirasa kurang sekarang maka tunggulah esok, insya Allah akan ada solusinya. Disisi lain sudah qodratnya sebagai manusia kita memiliki hawa nafsu dalam wujud angan angan. Ini berarti teknologi yang tercipta berpangkal pada ide ide dan pemikiran untuk memenuhi kebutuhan nafsu. Padahal kebanyakan hawa nafsu mengajak kepada kejelekan. Maka korelasinya sudah tepat bahwa semakin bertambahnya waktu, keinginan untuk mengerjakan maksiat semakin dimanja.

Cobalah lihat keadaan sekarang dimana kaum glamour menjadi pusat idola generasi muda. Banyak yang mengidolakan artis artis yang melakukan seks bebas, meniru pakaian pakaian yang tidak mencerminkan sosok seorang muslim dan muslimah, mengidolakan pelaku pelaku porno, berbicara kotor, dan lain sebagainya. Akhirnya mereka terbiasa melanggar dan semakin lama semakin kebal dari rasa bersalah. Ingatlah sudah menjadi janji Allah “Kemudian setelah itu, hati kalian mengeras bagaikan kerasnya batu, atau lebih keras lagi” (Al Baqarah : 74).

Kita harus segera menyadari betapa pentingnya diri kita untuk menyelamatkan moralitas kehidupan kita. Karena kitalah nanti yang akan menggantikan generasi tua sekarang. Karena kelak kitalah orang orang yang dilihat generasi dibawah kita. Dengan membaca tingkat kemaksiatan yang meningkat di kalangan generasi muda sekarang maka inilah detik detik munculnya generasi yang membawa pada kehancuran dan kesesatan.

Allah berfirman “Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang buruk) yang menyianyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan” (Maryam : 56). Pada ayat ini, Allah menjelaskan bahwa detik detik munculnya generasi yang membawa kehancuran dan kesesatan dalam dua parameter yaitu menyianyiakan sholat dan meliarkan hawa nafsu. Mereka tidak pernah peduli dengan halal atau harom, dosa atau pahala, yang terpenting adalah mereka senang. Dalam masalah berpakaian pun yang terpenting bagi mereka adalah trend. Masa bodoh dengan pakaian yang menutup aurot. Generasi seperti ini hanya akan menjurus kepada lubang kesesatan dunia dan akherot.

Oleh karena itu, mulai dari sekarang kita perlu bersikap was was terhadap diri kita dan terhadap lingkungan sekeliling kita. Sudah saatnya kita perbaiki aqidah, pendidikan, dan akhlaq demi utuhnya lingkungan moral berlandaskan iman dan taqwa.

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: