This time for Ramadhan

Mencantumkan kata “obral” terbukti ampuh menarik minat orang banyak. Dengan adanya obral, kita bisa dapetin barang lebih murah dengan kualitas yang relatif bagus. Contohnya aja nih parade mingguan orang Jakarta melancong ke Bandung. Para pelancong yang gw temuin mengaku asyik banget belanja di bandung karena selain emang harganya kebih murah, di Bandung banyak banget wisata kuliner yang nggak kalah miring harganya. Enak dan kreatif kreatif masakannya. Ketertarikan orang terhadap maraknya per-obral-an ini bikin Bandung jadi crowded dan macet. Antusiasme dan animo masyarakat pengunjung meningkat dan terus meningkat. Inilah efek luar biasa dari sebuah kata OBRAL

Apa jadinya kalo pahala ternyata juga diobral? Dengan obral pahala, ketika kamu cuman spend time beberapa menit untuk baca satu ayat alqur’an, kamu udah dapetin pahala seperti 10 kali baca ayat tersebut di hari selain romadhon. Bahkan dilipat gandakan sampai level tak terhingga, tergantung mau nya Allah. Belum lagi dahsyatnya obralan pahala Lailatul Qodar yang amalan baik kita dilipatgandakan 1000 bulan. Belum lagi kalau kamu diqodar bisa mengamalkannya di Masjidil Harom. Masya Allah! Kalau pas turun Lailatulqodr kamu mengerjakan 1 roqaat sholaat di masjidilharom maka hasilnya kamu dapet 100.000 rokaat X 30 hari X 1000 bulan = 3 milyar  roqaat sholat di rumah kamu di luar bulan ramadhan . WOW banget kan? Ini dia hikmah selama bulan Ramadhan, Obral Pahala!!! Satu tetes keringet senilai sepuluh keringet, satu langkah dibayar pahala sepuluh langkah bahkan lebih. Illa Masya Allah!

Allah juga mendukung bulan ramadhan agar kamu bisa menikmati obralan pahala dari Allah dengan mudah. Allah membuka pintu surga selebar lebarnya dan menutup pintu surga serapat rapatnya. Allah juga merantai seluruh Jin Syaithon seluruh jagad. Itu artinya Allah meminimalisir godaan malas ibadah dan memberikan stamina kita untuk mengepolkan ibadah. Jadi sejatinya, tidak ada kata macet kan demi sebuah obral?

Sayangnya, walaupun demikian, kita juga perlu hati hati sebab dosa kita dilipatgandakan oleh Allah. Walaupun tak ada syaithon yang membisiki, manusia punya kebiasaan kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan. Berhenti terbiasa berkata bohong, berhenti terbiasa merasani orang, berhenti mengepolkan lahan, berhenti nonton gosip, dan lain sebagainya.

Bagi kamu yang mengalami putus asa karena terlalu banyak dosa, jangan pesimis dulu!! Jadikan Bulan Ramadhan sebagai bulan pelebur dosa alias maghfiroh. Seperti lirik lagunya Shakira pas piala dunia kemarin “When you fall get up, oh oh…  If you fall get up, eh eh… “.  Dan lagi bulan Ramadhan bersifat limited edition. Jika bisa ketemu Ramadhan bulan ini, belum tentu ketemu tahun depan. Mumpung !!!

Ini dia hikmah selama bulan Ramadhan, Obral Pahala!!! satu tetes keringet senilai sepuluh keringet, satu langkah dibayar pahala sepuluh langkah bahkan lebih.

/rgs

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: