Tangga menuju Smart Climber

Sebagai anak muda muslim yang hidup di kota besar, Track menuju tangga kesuksesan tentu lebih ekstrim. Selain dituntut untuk bisa ngimbangin lifestyle yang ngebawa impact ke social life, Pagar dunia per-islam-an juga harus tetap dijaga. Tentunya kemampuan kita harus di-upgrade lagi dengan kapasitas soft skill dan Spiritual skill yang lebih baik. Mahal murahnya perubahan itu bukan tergantung dari seberapa besar uang dan keringet yang lo keluarin untuk bisa sekolah ditempat ngumpulnya anak anak gaul kota kota besar. Bukan juga lo harus ngeluarin uang banyak untuk nyewa guru ngaji atau mondok kalo emang dari pribadi diri lo nggak ada greget dapetin channel menuju Kesuksesan Dunia dan Akherot.

Smart itu nggak cuman ada di dinding kelas tetapi ada dimana mana. Misalnya smart dalam bergaul, smart dalam main bola, smart bikin kue, dan lain lain. Banyak banget. Belum lagi smart dari masalah agama nggak cuman smart nangkep ilmu Quran hadist, tapi juga smart menahan hawa nafsu, smart milih sahabat, smart nasehatin temen, dan lain lain

Berikut ini kategori smart yang perlu lo cermatin. Bagian mana yang udah ngewakilin diri lo. Siapa tahu ini akan menjadi smart climber lo sebagai insani muda Islam.

Stupid Dunia dan Akherot

Anak mudah jaman sekarang nggak jauh jauh dari teknologi yang sebenarnya karena nafsu dalam diri kita, teknologi itu berubah jadi bencana. Karena nggak bisa management diri jadinya orang golongan ini bodoh dikelas dan lebih banyak melakukan maksiat. Kegiatan sehari harinya adalah untuk mendownload, main game online, kecanduan social networking site, nonton film, dan lain lain. Jadinya tanpa sadar Mr. Time menggorok dirinya menjadi pribadi terpuruk. Waktu habis nggak sempet buat ibadah. Ibadah juga malah nggak khusuk alias kurang ngjiwain adanya iman dalam dirinya. Sedikit ketahuan melanggar, dinasehatin tapi ngbantah karena tiba tiba tak terasa hatinya telah keras. Waktu belajar hanya beberapa menit sebab tenaga berpikir udah habis untuk plototin screen LCD. Terkadang dia dikenal sebagai orang yang tahu ilmu agama sayangnya tidak applicable.

Smart dunia BUT Stupid Akherot

Nggak ada masalah dengan orang ini di dalam kelas karena dirinya jadi inceran bertanya rekan rekannya. Dirinya diakuin sebagai anak yang duluan finish tugas sebelum deadline. Selanjutnya nyari kegiatan positif tambahan di sisa deadline, bisa buat nambah ilmu kuliah atau belajarnya atau bisa buat ngapalin lagu berbahasa inggris tanpa download lyric atau ngobrol dengan temen. Sayangnya nggak ada greget spend time untuk ngerjain amalan ibadah sunah. Bahkan terkadang karena tugas yang padet, golongan ini harus ngorbanin urusan ibadah wajib. Sekali kali mau untuk maksiat yang penting tidak ada yang tahu. Risih dengan teman sepengajian dan lebih memilih bebas bergaul

Stupid Dunia BUT Smart Akherot

Golongan ini lebih kepada taatnya beribadah sehingga dalam social life dia punya label sebagai orang lugu. Karena waktunya dihabiskan untuk rajin belajar, orang ini bisa dibilang terkenal dikelas sebagai orang pintar tapi bukan sebagai the most wanted dalam bertanya oleh rekan rekannya sebab sulit mengkomunikasikan. Golongan ini agak sulit berkembang dalam ranah pekerjaan. IQ boleh tinggi, tapi yang namanya smart dunia EQ tinggi juga berperan, jadinya sulit naik jabatan. Orang ini wajar wajar aja. Sukses untuk dirinya sendiri dan nggak nyampe strata melarat. Walau kebanyakan tingkat social dia dibilang rendah, tapi they are still alive. Allah membantunya disetiap kesulitan. Enaknya golongan ini, mereka adalah awalnya orang yang masuk surga.

Udah Smart Dunia, Smart akherot lagih

Golongan ini dinilai sebagai kondisi ideal menjadi manusia seutuhnya. Karena emang tinggi skala IQ dan EQ,nya, ditambah ESQ, jadinya orang ini terbilang ceria bahkan ketika sulitpun Allah selalu menolong. Hidupnya jelas mau kemana dan ketika tangga dunia berhasil ditempuh, dirinya tahu bahwa kesuksesannya ini juga untuk ibadah. Dia kaya dan dia banyak nglakuin amalan sunnah. Bisa juga dengan shodaqoh. Bisa juga setiap melakukan tindakan keduniaan, dia senantiasa meniatinya dengan niat karena Allah.

2 Tanggapan

  1. baragus euy…izin ngopas buat sendiri n dijadiin amal jariah y…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: