Gejolak seks remaja cowok

Berbicara tentang cowok di masa pubertas pastinya nggak jauh dengan rasa keingintahuan terhadap seks. Masa pubertas ini diawali pada usia 12 hingga 18 tahun dengan ciri ciri pesatnya pertumbuhan tinggi badan, suara lebih ngebas, mulai numbuh bulu kemaluan, dan mulai tertarik dengan tubuh wanita. Satu lagi, cowok yang lagi di masa pubertas doyan banget dengan informasi seks bahkan praktek seks akibat impact dari hormon yang secara alami tersekresikan.

Gejolak seks yang dialami remaja cowok jauh berbeda dengan gejolak  seks remaja cewek. Adanya hormon testosteron yang lebih buanyak pada tubuh cowok membuat cowok lebih interest terhadap seks daripada cewek. Perilaku ini ditunjukkan dengan aktivitas onani dan seringnya menonton film porno.

Sayangnya kehidupan orang indonesia terlalu tertutup masalah ini. Pembahasan agama juga hanyalah nasehat umum yang dikumandangkan di depan orang banyak. Tradisi pendidikan seks belum baik secara head to head pada skala keluarga. Akibatnya, masa labil yang dialami remaja cowok akan mempengaruhi performa di lengkungannya bahkan terjadi akut hingga muncul kebiasaan kebiasaan negatif saat dewasa.

Ciptakanlah keterbukaan berkomunikasi antara orang tua dan anak

demi proteksi atas gejolak seks remaja cowok yang sangat negatif dampaknya

Kenapa remaja cowok mulai onani?

  • Pergaulan adalah sumber bagaimana mereka tahu itu. Perilaku remaja cowok juga berubah terhadap lingkungan pertemanannya. Mereka bukan lagi nganggep bokap atau nyokapnya sebagai teman. Mereka asyik dengann teman mereka jadinya nggak jarang kita temuin anak anak SMP dan SMA suka tergabung dalam kelompok kelompok pertemanan, besar atau pun kecil. melalui pertemann itu, akhirnya terjadi saling share pengalaman onaninya. Seperti sistem ajar. Turun dari satu guru kemudian diturunkan ke murid. Gurunya sudah lulus atau pergi, gantian muridnya menjadi guru bagi rekan rekan barunya. Pinter pinter lah memilih teman tongkrongan! Jika ada yang bilang “lo nggak onani??? cupu!!!” jawablah dalam hati “gw dikasih hidayah dan lo nggak, lo tuh yang cupu!!!”
  • Internet merupakan ensiklopeida mencari adegan adegan mesum. Berdasarkan fakta survey di Amerika serikat yang dilaksanakan di South Carolina, 98% remaja cowok usia purbetas menggunakan internet untuk kegiatan porn downloading.
  • Entah mengapa pada kondisi tertentu seorang cowok melakukan onani. Fakta ini berdasarkan hasil survey majalah Hai dengan responden siswa SMP dan SMA di jakarta pada tahun 2004 yang bilang kalo cowok melakukan onani ketika hujan turun, melihat payudara teman wanitanya yang baru tumbuh, dan banyak yang melakukannya saat di kelas.

What should our do ?

Mereka tidak dibekali apa bahayanya melakukan onani secara agama. Kurangnya keterbukaan dalam keluarga membuat aktivitas seperti ini berlarut larut menjadi kecanduan yang perlu ditangani dengan rehabilitasi serius. Belum lagi masalah performa belajarnya yang nggak maksimal. Makanya penting banget seorang ayah sebagai kepala rumah tangga ngasih ceramah ke anak anaknya saat usia pubertas. Ngapain malu demi agama si anak? Kenapa nggak berani negor anak ketika pulsa hape terkuras begitu banyak?

Berikan langkah preventif atau tips kepada anak ketika godaan cobaan seks muncul seperti :

>> Awali tarik nafas panjang berkali kali

>> Buang Air kecil

>> Pasang software anti-porn yang diberikan bebas di internet misalnya K9 web protection (www.k9webprotection.com/)

>> Punya Body Filter dalam bergaul

>> Adu kebenaran bahwa onani bikin melarat dan tidak onani bikin sehat

>> Aktif dalam berkegiatan organisasi atau menjalani hobi positif

>> Banyak mengaji dan mendengarkan nasihat agama.

rgs

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: