Kecanduan Teknologi

Dah cukup lama gw heran mengapa someone yang bilangnya susah buat gaul mulai semangat menjalin pertemanan. Bahkan , beberapa kali bilang punya banyak teman dan emang gw lihat terus bertambah. Kesibukan pun mulai dipenuhi dengan menjalin komunikasi dengan teman temannya itu yang ada di sana dan di sini. Yang mengherankan, tetep saja doyan di rumah dan masih malu diajak ngumpul. Ternyata, usut punya usut, dia punya hobi baru, main social networking sites di dunia maya alias Internet!

Teknologi  Yang Memudahkan

sumber : google.com

Mau casciscus kayak apa lo juga nggak bakal bisa mungkiri kalo teknologi informasi khususnya internet tidak bisa ditolak! Harus diakui emang internet bikin mudah si pengguna. Semua tahu google lah yah, mau tahu apa aja tinggal ketik langsund keluar informasi yang kita pingin. Yaa apa saja, mulai dari tugas kampus atau sekolah, musik dan video gratisan, game online hingga cari film bokep ariel,. Mulai dari yang berpahala sampe yang Maksiat semua ada. Termasuk social networking yang udah banyak juga difasilitasi chatting pastinya ngebantu kebutuhan kita. Hidup jadi gampang!

Teknologi Yang Membius

Pas awal blog gw ini, sepertinya banyak banget yah manfaat yang bisa didapetin dari internet, misal berteman pake FB (facebook). Ngerasa nggak sih kalo pertemanan di dunia maya itu semu. Belum tentu semua teman yang kita kenal di FB itu cocok dengan apa yang kita lihat. Sehebat apapun penemuan teknologi tidak akan mampu menggantikan interaksi sosial

Banyak orang, khususnya anak anak muda di kota kota besar seperti kecanduan dengan teknologi. Berlama lama di LCD Laptop atau LCD hape kayaknya lebih nyaman daripada ngbrol dengan keluarga, saling nasihat antar temen, tetangga bahkan ngbrol ngbrol sama orang tua pun tidak pernah. Ogah pergi silaturrahim ketemu kerabat. Mendok ajah di kamar tak bersua. Apalagi Bebeh (Blackberry) udah canggih banget sampe bisa mutusin hubungan dengan lingkungan sekitar.

Yang namanya kecanduan udah jadi persoalan serius. Karena yang namanya mengobati kecanduan udah melibatkan penanganan psikis. Kecanduan nggak cuman substance addicted ajah seperti kecanduan narkoba, kecanduan rokok, kecanduan miras, Masalah perilaku juga bisa kecanduan jika kebiasaan kebiasaan udah terlalu melekat parah. jadi tahap awal adalah tindakan, tindakan yang terus terusan menjadi kebiasaan, kebiasaan yang negatif dan semakin mengendap malah bikin masuk ke psikis yang penanganannya repot.

Sebelum pergi berobat ke psikister cuman karena urusan kecanduan, lebih baik kita atur pola hidup kita dari sekarang untuk kembali keteraturan kita sebagai manusia yang punya jiwa sosial dan tujuan beribadah kepada Allah.

*/RGS

Satu Tanggapan

  1. hahahha,,,gambarnya parah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: