Stress? jangan salahkan orang lain!

“ARRRHGHH BINGUNG GUE!”

Di zaman yang serba competitif seperti saat ini, kebanyakan dari kita, golongan manusia modern, hidup di dalam tekanan akibat DEADLINE aktivitas yang majemuk. Disadari atau tidak, tekanan demi tekanan menimbulkan stressing yang tidak hanya tampak dalam benak kita sehingga hanya kita yang mengetahui kondisi kita. Sikap dan perilaku juga mencerminkan kita berada dalam kondisi stress.

Stress itu wajar. Stress itu adalah ciri manusia hidup. Bahkan, ORANG GILA pun sedemikian keadaannya karena stress. artinya dalam hidupnya pernah mencicipi stress. Jadi, jangan merasa begitu jauh dengan orang gila! sekali lagi, Orang Gila bisa demikian kondisinya lantaran begitu hebat dia mengalami stress. Hitungan shock bisa dihabiskan dalam beberapa detik saja namun masa penyembuhan psikisnya itu yang lama. perubahan langkah hidup yang begitu signifikan.

Belum lagi bila stress benar benar merubah pola hidup kita. Hidup yang sebenarnya anugerah ini berubah menjadi malapetaka. Hal yang seharusnya membuat kita tertawa malah kita lewati begitu saja dan memilih untuk merenung tugas yang sebenarnya tak akan selesai dengan hanya merenung. Feel Stuck in Mind! kita cenderung mengatakan NO atas semua kesempatan dari lingkungan sekitar. Habis sudah tenaga untuk terus terusan merasa terbebani.

Selain itu stress juga ternyata MENULAR. Coba saja! mereka yang berada dekat dekat dengan orang stress akan cenderung stress juga. Sebagai gambaran seorang mahasiswa yang stress yang mudah marah akan membuat orang disekitarnya akan juga ikutan marah terhadap sikapnya. orang yang stress sehingga kurang berkenan untuk hadir di acara pengajian akan membuat stress rekan rekannya untuk kembali mengajaknya mengaji. Secara dunia, bikin ribet rekan rekannya.

Langkah preventif terhadap stress begitu penting agar usaha kita, kuliah kita, kerja kita, pengorbanan orang tua nggak sia sia. Jangan sampai pengorbanan mereka terbuang percuma hanya karena stress berkepanjangan dan mendadak jadi GILA. bahaya bukan?

Berikut ini adalah resep obat jiwa terhadap stress :

• Tahap 1

Tulis semua tugas tugas anda yang mesti anda selesaikan. kemudian pastikan anda telah mengetahui teknis bagaimana tugas diselesaikan. selanjutnya jadwalkan kapan anda menyelesaikan. Pertimbangkan beban tugasnya. Semakin berat tugasnya, semakin lama waktu penyelesaiannya. Rasakan bahwa baru selesai membuat tahap satu ini anda udah merasa tenang bahwa anda mampu menyelesaikan tugas anda.

• Tahap 2

Fokus dengan satu tugas pada satu waktu. memikirkan pekerjaan lain hanyalah membuat anda panik yang berujung kepada ketidaksempurnaan tugas satupun.

• Tahap 3

Atur Energi dengan bijak. Penyelesaian tugas yang punya prioritas besar butuh energi yang ekstra. Awali hari dengan penyelesaian tugas dengan beban berat. Selanjutnya jangan didempetkan dengan Tugas yang berat juga. Selingi dengan penyelesaian prioritas rendah.

• Tahap 4

Delegasikan tanggung jawab dan mintalah bantuan kepada orang lain jika anda kewalahan. Minta rekan untuk membeli makanan jika anda belum sempat membelinya. Minta rekan membuat cover tugas dan meminta rekan mem-print tugas.

• Tahap 5

Sempatkan diri anda untuk beristirahat di sela sela pengerjaan tugas DEADLINE. Tinggalkan meja belajar dan mulailah dengan menyetel video atau keluar untuk jajan snack.

• Tahap 6

Beri penghargaan terhadap diri . Misal sehabis menyelesaikan dan penyerahan tugas praktikum, anda menyempatkan diri untuk membeli Ice Cream atau makan siang di KFC.

• Tahap 7

Perhatikan kesehatan anda. Khususnya lakukan jogging sebab jogging meningkatkan kadar Endorphin dalam tubuh sehingga anda akan lebih bersemangat untuk melakukan hal yang positif. Atau rutin kan anda untuk menggosok gigi sebelum tidur. Hal ini bermanfaat untuk me-label diri anda bahwa anda adalah pribadi teratur.

• Tahap 8

Dalam periode waktu yang cukup lama, misal satu bulan atau satu semester atau satu tahun, sempatkan diri anda berlibur. Pergi ke lokasi yang dapat menghibur anda.

• Tahap 9

Sebaiknya anda lebih selektif dalam menerima tugas khususnya tugas yang memungkinkan untuk ditolak. Ukur waktu anda dan kemampuan anda. Katakan “TIDAK” untuk tugas yang memang anda rasa sulit untuk dilakukan. Namun katakan “YA” bila merasa begitu menguntungkan bagi anda.

• Tahap 10

Menjaga kepercayaan diri terhadap kemampuan anda dengan bertanya dalam hati “apakah situasi ini benar benar serius sehingga saya harus berada pada tekanan? tidak! saya punya jurus untuk mengatasi itu”

by : Pappareta

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: