pesan tersirat dari si Sibuk

Rekan saya ini sepertinya orang yang sangat sibuk. Sepertinya dia sedang mengerjakan tugas kantornya yang bertumpuk tumpuk hingga harus meladeni chat dari saya. begitu lama ia membalas chat message saya sekalipun saya tengah serius menunggu balasannya. kami memang tidak begitu akrab layaknya seorang sahabat hanya saja saya tertarik dengan kesuksesan yang di raih rekan saya ini.  Sekitar sepuluh hingga lima belas menit barulah dia membalas. sekiranya saya segera sadar telah mengganggunya jadi lebih baik saya akhiri pembicaraan kami.

mungkin permasalahan yang saya curahkan kepadanya adalah permasalahan ringan yang tak perlu deskirpsikan melalui tanda seru yang terlalu banyak pada penulisan chat saya. ini mengesankan saya seperti akan mati bila saya tak mampu melewati masalah saya ini. sepertinya dugaan saya ini benar. sebab pastilah dia harus meladeninya saya bila saya menceritakan bahwa saya akan ingin bunuh diri sebab tak kuat dengan masalah saya ini. masalah saya ini mungkin adalah masalah sepele yang jalan keluarnya tak perlulah dicari. masalah management waktu yang hingga saat ini masih semerawut.

Sikap rekan saya ini seolah memberikan advice kepada saya bahwa dirinya tetaplah berkonsentrasi dengan kerjaannya walaupun ada kesempatan untuk membalas chat saya. setidaknya membalas chat saya adalah pekerjaan yang bisa dikatakan waktu rehat sambil bersilaturrohim. namun ia tidak. mungkin inilah wujud kedisiplinan dirinya bahwa waktu kerja adalah waktu yang tak boleh diganggu. waktu yang benar benar lebih prinsip untuk bekerja dibandingkan dengan kegiatan yang lain. prioritas terhadap waktu adalah kunci management waktu.

berbeda sekali dengan saya yang baru saja memegang buku beberapa menit sudah harus memikirkan hal hal yang bersifat keluar dari kegiatan yang mesti saya tuntaskan. akhirnya, belumlah selesai belajar saya telah pergi keluar atau pergi tidur. mungkin inilah yang menyebabkan saya tidak sukses hingga sekarang lantaran mudah dipengaruhi. management waktu yang buruk. sesekali menunda nunda waktu telah melengkapi bobroknya ketidakteraturan hidup saya.

saya tak bisa menyalahkan orang lain yang membutuhkan waktu saya untuk menolong mereka. saya juga tak boleh beralasan untuk tidak hadir di acara yang penting demi belajar. toh waktu kosong saya selama ini hanyalah digunakan untuk mendengarkan musik dan kegiatan lahan lainnya. 2010 harus berubah!!

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: